Dampak Negatif dan Positif Bahan Bakar Fosil

Posted on

Dampak Negatif Bahan Bakar Fosil

Dampak Negatif dan Positif Bahan Bakar Fosil


IndonesiaStudent.Com– Banyaknya kebutuhan akan pengunaan bahan bakar fosil oleh manusia yang ada di hampir semua element diperoleh dari energi fosil, sebagai contoh kongrit energi fosil untuk berkendara, memasak, atau kebutuhan lainnya.

Baca Juga: 5+ Pengertian Bahan Tambang dan Jenis-Jenisnya Menurut Para Ahli Lengkap

Hal ini tentusaja disadari atau tidak, pemakaian energi fosil yang terus menerus akan  mengakibatkan dampak negatif dan postif terhadap lingkungan dan kesehatan makhluk hidup.

Dampak Negatif


  • Bahan bakar fosil seperti batubara, minyak bumi, dan gas alam mengandung persentase karbon yang tinggi. Gas karbon adalah gas tanpa warna yang merupakan senyawa karbon dengan oksigen, tidak terbakar dan larut dalam air, Jika gas karbon terlepas ke udara akan bersenyawa dengan oksigen dan membentuk gas karbon dioksida. Karbon dioksida adalah salah satu  gas rumah kaca yang meningkatkan radiasi dan memberikan kontribusi pada pemanasan global, yang menyebabkan rata-rata suhu permukaan bumi meningkat.

Dampak Positif

  • Salah satu keuntungan dari pengunaan bahan bakar fosil hingga sampai saat ini masih mendominasi karena pada dasarnya efesiensi waktu dan kehematan dalam pengunaannnya yang mana dalam durasi pengunaannya bahan bakar jenis ini tidak ada efek lebih (boros) selain itu juga dinilai cukup baik dalam merawat mesin.

Demikianlah pembahasan dan penjelasan mengenai Dampak Negatif dan Positif Bahan Bakar Fosil. Semoga dengan adanya bahasan ini dapat memberikan wawasan dan juga pengetahuan bagi segenap pembaca yang sedang mendalami “Bahan Bakar Fosil“. Trimakasih, baca juga tulisan lainnya;

 

Dampak Negatif dan Positif Bahan Bakar Fosil
4.7 (93.33%) 3 votes