Pengertian Konsep Ketahanan Pangan dan Pentingnya di Indonesia [Lengkap]

Posted on

Pengertian Konsep Ketahanan Pangan Menuru Para Ahli

Pengertian Konsep Ketahanan Pangan dan Pentingnya di Indonesia

IndonesiaStudent.ComKonsep ketahanan pangan seringkali kita dengarkan dalam berbagai kebijakan dan juga mata pelajarn, konsep ketahan pangan ini memiliki definisi atau pengertian yang sangat penting bagi siapapun yang sedang mendalami disiplin ilmu, khususnya Ilmu Pangan.

Baca Juga: 3 Pengertian Pangan Menurut Para Ahli [Lengkap]

Pengertian Konsep Ketahanan Pangan


Konsep Pangan  Menurut  Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1996

Dalam UU ini ketahanan pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari hayati dan air, baik yang diolah maupun yang tidak diolah, yang diperuntukkan sebagai makanan dan minuman yang dikonsumsi manusia, termasuk bahan tambahan pangan, bahan baku pangan, dan bahan lain yang digunakan dalam proses penyiapan, pengolahan dan atau pembuatan makanan atau minuman.

Konsep Ketahanan Pangan Menurut Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1996

Konsep ketahan pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi rumah tangga yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, merata, dan terjangkau Produksi pangan sangat tergantung pada tingkat produktivitas dan luas areal panen.

Konsep Katahanan Pangan di Indonesia


Pangan di Indonesia mempunyai kedudukan yang sangat penting, terutama makanan pokok, karena menyangkut permasalahan politik, ekonomi, sosial dan budaya. Sebagian besar makanan pokok penduduk berasal dari serealia yang terdiri dari beras, jagung dan terigu dan terbesar sebagai makanan pokok penduduk adalah beras. Oleh karena itu masalah ketahanan pangan di Indonesia menjadi penting untuk kesetabilan politik, ekonomi, sosial dan budaya.

Sektor pertanian merupakan sektor unggulan utama yang harus dikembangkan oleh pemerintah Indonesia. Hal itu didasarkan pada sejumlah pertimbangan diantaranya : Indonesia mempunyai potensi alam yang dapat dikembangkan sebagai lahan pertanian, sebagaian besar penduduk tinggal di pedesaan yang mata pencahariannya di sektor pertanian, perlunya induksi teknologi tinggi dan ilmu pengetahuan yang dirancang untuk mengembangkan pertanian tanpa mengakibatkan kerusakan, tersedianya tenaga kerja sektor pertanian yang cukup melimpah, ancaman kekurangan bahan pangan yang dapat dipenuhi sendiri dari produk dalam negeri, sehingga tidak harus tergantung pada produk produk pertanian luar negeri yang suatu ketika harganya menjadi mahal.

Pentingnya Konsep Katahanan Pangan di Indonesia


Salah satu pentingnya konsep ketahanan pangan dilakukan, karena melihat tingginya laju pertumbuhan penduduk Indonesia mengindikasikan besarnya bahan pangan yang tersedia. Pada tahun 1960an konsumsi beras perkapita rakyat Indonesia sekitar 130 kg/tahun, namun rata-rata konsumsi beras rakyat Indonesia meningkat mencapai 139,15 kg/kapita/tahun pada kurun waktu 2006-2009.

Nilai ini berada di atas rata-rata konsumsi beras dunia 60 kg/kapita/tahun ( Republika 2010 dalam Henny Mairowani et al, 2011 ). Kebutuhan pangan yang besar jika tidak diimbangi dengan peningkatan produksi pangan akan menjadi masalah yang serius.

Akan tetapi pertumbuhan penduduk yang tinggi tersebut selama ini serta tidak diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia yang baik akan menimbulkan banyak permasalahan seperti masalah sosial ekomoni dan lingkungan. Kerusakan sumber daya lahan di Negara – negara berkembang sedang mejadi isu besar dalam beberapa decade terakhir ini.

Demikianlah pembahasan mengenai “Konsep Ketahanan Pangan” semoga dengan adanya bahasan ini dapat memberikan wawasan dan juga pengatahuan bagi segenap pembaca yang sedang mendalami “Ilmu Pangan”. Trimakasih, baca juga tulisan lainnya;

  1. 17+ Pengertian Beras Analog dan Penjelasannya [Lengkap]
  2. 3 Pengertian Pangan Menurut Para Ahli [Lengkap]
  3. 4 Pengertian Beras Menurut Para Ahli [Lengkap]
  4. Pengertian Kesenjangan Sosial Beserta Contohnya [Lengkap]
Pengertian Konsep Ketahanan Pangan dan Pentingnya di Indonesia [Lengkap]
Rate this post