Saccharomyces Cerevisiae [Pengertian dan Penjelasannya] Lengkap

Posted on

Saccharomyces Cerevisiae [Pengertian dan Penjelasannya]


IndonesiaStudent.Com– Istilah saccharomyces cerevisiae dan Zymomonas mobilis merupakan jenis khamir atau yeast yang seringakali dipergunakan dalam pembuatan bioetanol. Sehingga saccharomyces cerevisiae merupakan organism universal yang digunakan pada produksi bioetanol dari bahan baku pati dan gula. Saccharomyces cerevisiae dapat tumbuh optimum pada suhu 27 o C, dan pada pH 4,5-5 (Mahreni dan Suhenry, 2011). Saccharomyces cerevisiae dapat memproduksi etanol dalam jumlah besar dan mempunyai toleransi terhadap alkohol yang tinggi.

Baca: Pengertian DAS (Daerah Aliran Sungai), Macam dan Manfaatnya Lengkap

Pengertian Saccharomyces Cerevisiae


Saccharomyces cerevisiae adalah yeast yang berkembang biak secara pembelahan (budding). Morfologinya berupa sel oval dengan panjang 10 μm, dan lebar 5 μm. Yeast ini dikenal sebagai beaker yeast dan brewer yeast karena memfermentasikan gula menjadi alkohol dan karbondioksida (Putra, 2009).

Saccharomyces cerevisiae dapat memproduksi alkohol dalam jumlah yang besar dan mempunyai toleransi pada konsentrasi alkohol yang tinggi. Konsentrasi alkohol yang dihasilkan sebesar 8-20 % pada kondisi optimum. Sacharomyces cerevisiae yang bersifat stabil, tidak berbahaya atau menimbulkan racun, mudah di dapat dan malah mudah dalam pemeliharaan.

Sacharomyces cerevisiae mempunyai kemampuan dapat memfermentasi gula yaitu glukosa, galaktosa, sukrosa, maltosa, laktosa, dan polisakarida. Oksigen tidak ikut serta pada proses peragian karena peragian glukosa oleh ragi merupakan peristiwa anaerob meskipun ragi sendiri adalah organisme aerob. Pada kondisi aerob Saccharomyces cerevisiae menghidrolisis gula menjadi air dan CO, tetapi dalam keadaan anaerob gula akan diubah oleh Saccharomyces cerevisiae menjadi alkohol dan CO (Jumari dkk, 2009).

Bentuk Saccharomyces Cerevisiae


Bentuk Saccharomyces cerevisiae dapat dalam gambar di bawah ini;

Gambar Saccharomyces cerevisiae

Pada proses fermentasi, Saccharomyces cerevisiae menghasilkan enzim zimase dan invertase. Enzim zimase berfungsi sebagai biokatalis yang dapat mengubah glukosa dan fruktosa menjadi bioetanol dan CO, sedangkan enzim invertase berfungsi mengubah sukrosa menjadi gula invert glukosa dan fruktosa.

Demikianlah pembahasan mengenai [Pengertian dan Penjelasannya] Lengkap. Semoga dengan adanya penjelasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi setiap pembeca, khususnya yang berasal dari disimpilin ilmu eksakta. Trimakasih, jangan lupa juga baca terus artikel menarik lainnya;

  1. “Buah Sukun” Pengertian, Taksonomi, dan Kandungannya [Lengkap]
  2. “Kecoa” Pengertian, Habitat, Morfologi, dan Teksonomi [Lengkap]
  3. “Vacuum Cleaner (Penghisap Debu)” Pengertian, Sejarah, Jenis & Cara Kerja [Lengkap]
  4. “Mikrokontroller & Arduino” Pengertian dan Kelebihannya
Saccharomyces Cerevisiae [Pengertian dan Penjelasannya] Lengkap
Rate this post